you're reading...
Uncategorized

SIAPA AL-HUSEIN..?

“Jika agama kami memiliki dua pribadi agung seperti Ali bin Abi Thalib dan putranya al-Husein serta buku seperti Nahjul Balaghah dan peristiwa Karbala, pasti tak akan tersisa di dunia ini kecuali semuanya menjadi pemeluk agama Budha.” (Dalai Lama)

“Kepada seluruh kaum revolusioner agar mengikuti revolusi luar biasa yang dipimpin Husein yang Agung dan melangkah dijalannya untuk menghentikan para penguasa buruk dan menggulingkan pangkal kebusukannya.” (Che Guevara)

“Kami telah banyak belajar dari Husein bagaimana ketika menjadi orang yang dizalimi tapi mendapatkan kemenangan.” (Mahatma Ghandi)

“Husein adalah panji berkibar yang diusung oleh setiap orang yang menetang kesombongan dijamannya, dimana kekuasaan itu telah tenggelam dalam kelezatan dunia serta meninggalkan rakyatnya dalam penindasan dan kekejaman.” (Soekarno)

“Apabila Asyura dan kesetiaan keluarga suci Rasulullah itu tiada maka kenabian dan segala upaya Rasulullah akan musnah dan sirna di tangan rezim saat itu. Jika Asyura tiada maka akan tercapailah cita-cita Abu Sofyan yang menghendaki penghapusan wahyu dan kitab suci al-Quran secara total. Yazid yang merupakan pewaris masa kejahilan dan simbol bagi era kegelapan penyembahan berhala menyangka bahwa dengan membunuh Imam Husain As berharap akar-akar suci Islam akan tercabut dan kemudian menjadikan ungkapan “Tiada kabar Ilahi yang datang dan tiada wahyu suci yang turun” sebagai syiar pemerintahannya. Kalau Asyura tiada maka kita tidak mengetahui apa yang akan terjadi dengan al-Quran dan Islam. Akan tetapi, Tuhan menghendaki Islam tetap tegak dan al-Quran sebagai hidayah Ilahi terus lestari hingga hari kiamat, dan dengan darah para syuhada seperti putra suci Nabilah yang menjadi wasilah terjaganya Islam dari kepunahan. Imam Husain As sebagai pewaris Wilayah Ilahi dipilih oleh Allah Swt untuk menjadikan dirinya sendiri dan keluarga serta para sahabatnya sebagai pelindung ajaran Islam, al-Quran, dan umat Rasulullah saw. Darah suci Imam Husain As dan para syuhada Karbala lah yang menyuburkan agama Tuhan itu dalam bentangan perjalanan Islam dan mempertahankan ajaran-ajaran wahyu Ilahi. (Imam Khomeini qs)

About Pesantren Awliya

Sebuah Pesantren Baru yang konsen terhadap pemberdayaan masyarakat urban yang termarginalisasi oleh industri kapitalisme

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kebun Cinta

Arsip Artikel

Lembah al-Ghadir

SALAM BAHAGIA..!
Desa Pagerwangi Punclut Kecamatan Lembang - Bandung

Rekening Donasi

Bagi Bapak, Ibu dan Sahabat yang berkenan membantu kegiatan dakwah sosial kami & peningkatan konten blog, dapat berkontribusi ke:
Bank Mandiri Cabang DAGO
Norek: 131-00-0595266-0
a/n : Yayasan Awliya Bandung.
Saran-saran via SMS ke kami:
022-70578825

Blog Stats

  • 174,687 hits

Percikan Telaga

"Dunia adalah tempat ibadahnya para Nabi Allah dan tempat turunnya wahyu serta tempat shalatnya para malaikat, juga tempat berdagangnya para wali Allah."
[Imam Ali bin Abi Thalib]

Juru Kunci

Pengelolaan blog/site ini telah menggunakan perangkat lunak OPEN SOURCE (Linux Ubuntu 10.04 LST) .
%d blogger menyukai ini: