you're reading...
Uncategorized

Adab Setelah Berdoa

Menurut riwayat-riwayat hadis dari Ahlul bait Nabi saw adab sesudah berdoa banyak sekali, sebagian yang terpenting adalah:

Pertama: Setiap sesudah berdoa membaca:

مَا شَاءَ اللهُ لاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ

Mâ syâallâhu lâ quwwata illâ billâh
Kehendak Allah, tiada kekuatan kecuali dengan Allah

Kalimat ini memiliki keutamaan yang besar, karena mengandung makna: pengakuan seorang hamba terhadap kehendak Allah yang mutlak, keterlepasan dari semua sebab, dan hanya bergantung pada kekuatan Allah swt.

Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) berkata:  “Jika sesudah berdoa seseoran membaca mâ syâallâhu lâ hawla wa lâ quwwata illâ billâh, maka Allah azza wa jalla menyatakan: Hamba-Ku telah bertekad dan patuh pada perintah-Ku, penuhi (wahai para malaikat-Ku) hajatnya.” (Al-Kafi 2: 378, hadis ke 1)

Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) juga berkata: “Tidak ada seorang pun yang berdoa lalu mengakhiri doanya dengan membaca mâ syâallâhu lâ hawla wa lâ quwwata illâ billâh, kecuali doanya diijabah oleh Allah.” (Amali Ash-Shaduq: 166, hadis ke 6)

Kedua: Membaca shalawat

Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) berkata: “Barangsiapa yang mempunyai hajat kepada Allah azza wa jalla, maka hendaknya ia memulai dengan shalawat kepada Muhammad dan keluarganya, kemudian mohonlah hajatnya, kemudian akhiri doanya dengan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sesungguhnya Allah azza wa jalla Maha Mulia untuk tidak memperhatikan dan tidak memenuhi hajatnya.” (Al-Kafi 2: 358, hadis ke 16)

Ketiga: Mengusapkan kedua tangan pada wajah dan kepala. Di antara adab sesudah berdoa mengusapkan kedua tangan pada wajah dan kepala.

Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) berkata: “Tidaklah seorang hamba menampakkan tangannya kepada Allah Yang Maha Mulia dan Maha Perkasa, kecuali Allah azza wa jalla malu menolaknya dengan tangan hampa, sehingga Dia memenuhi tangan itu dari keistimewaan rahmat-Nya yang dikehendaki-Nya. Karenanya, jika salah seorang dari kamu berdoa, maka jangan kembalikan tangannya sebelum mengusapkan pada wajah dan kepalanya.” (Al-Faqih 1: 213)

Dalam doa-doa Ahlul bait Nabi saw disebutkan: “Belum pernah kembali tangan yang bermohon hampa dari pemberian-Mu, dan sia-sia dari curahan karunia-Mu.” (Iddatud da`i: 210)

Keempat: Jika doanya telah diijabah maka disunnahkan membaca:

اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِي بِعِزَّتِهِ تَتَمُّ الصَّالِحَاتُ

Alhamdulillâhil ladzî bi’izzatihi tatammush shâlihât

Segala puji bagi Allah yang keagungan-Nya menyempurnakan semua kebaikan

(Biharul Anwar 93: 370, hadis ke 9)

Kemudian lakukanlah shalat syukur. (Biharul Anwar 95: 415) 

Jika ijabah doanya masih tertunda, maka hendaknya membaca:

اَلْحَمْدُ للهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ

Alhamdulillâhi ‘alâ kulli hâl

Segala puji bagi Allah atas segala keadaan

Dan jangan bosan berdoa. (Biharul Anwar 93: 370, hadis ke 9)

Sumber : Ust. Syamsuri

About Pesantren Awliya

Sebuah Pesantren Baru yang konsen terhadap pemberdayaan masyarakat urban yang termarginalisasi oleh industri kapitalisme

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kebun Cinta

Arsip Artikel

Lembah al-Ghadir

SALAM BAHAGIA..!
Desa Pagerwangi Punclut Kecamatan Lembang - Bandung

Rekening Donasi

Bagi Bapak, Ibu dan Sahabat yang berkenan membantu kegiatan dakwah sosial kami & peningkatan konten blog, dapat berkontribusi ke:
Bank Mandiri Cabang DAGO
Norek: 131-00-0595266-0
a/n : Yayasan Awliya Bandung.
Saran-saran via SMS ke kami:
022-70578825

Blog Stats

  • 174,495 hits

Percikan Telaga

"Dunia adalah tempat ibadahnya para Nabi Allah dan tempat turunnya wahyu serta tempat shalatnya para malaikat, juga tempat berdagangnya para wali Allah."
[Imam Ali bin Abi Thalib]

Juru Kunci

Pengelolaan blog/site ini telah menggunakan perangkat lunak OPEN SOURCE (Linux Ubuntu 10.04 LST) .
%d blogger menyukai ini: